Sapi Program UPPO Desa Wado Diduga Dikuasai Kades dan Ketua Kelompok

DAERAH FAST RESPON

SUMEDANG, Sabaranews.com – Pengadaan Sapi program UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik) Tahun anggaran 2022 merupakan program yang diusung melalui aspirasi anggota DPR/RI sudah terealisasi bulan Maret 2023.

Dari pantauan tim Fast Respon dari beberapa kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Wado, Jatinunggal dan Tomo, Kabupaten Sumedang, tiap kelompok mendapatkan bantuan senilai 200.000.000,- yang terdiri dari :

  1. Ternak Sapi (delapan ekor )
  2. Rumah kompos dan bak fermentasi
  3. Kandang Komunal
  4. UPPO (Unit Pengolahan Pupuk Organik)
  5. Kendaraan Roda Tiga (Cator)

Namun sangat di sayangkan Sapi yang diterima kelompok tani di Desa Wado diduga dikuasai oleh kepala Desa, dan ketua kelompok, menurut sumber yang minta indentitasnya di sembunyikan, kepala Desa menguasai 6 ekor sapi, 1 ekor sapi sebagai sewa kandang dan 1 ekor untuk kelompok, ungkap sumber.

Tim Investigasi Fast Respon mengumpulkan dari beberapa sumber “Sapi memang masih utuh ada 8 ekor kalau di cek di kandang, namun itu sudah di plot pemiliknya bukan lagi kelompok”, tambah sumber. Tim juga membuktikan dengan mengecek ke kandang yang berlokasi di Pangantingan, Desa Wado, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Kamis (08/06/2023)

Tim Fast Respon mengkonfirmasi Ketua kelompok saudara Roni untuk ketemu melalui sambungan telpon WhatsApp, namun yang bersangkut lagi menggambil rumput, Tim Fast Respon berusaha menunggu sampai menjelang magrib dengan harapan bisa ketemu, namun sangat disayangkan jawaban dari saudara Roni melalui pesan WhatsApp seolah olah melecehkan profesi wartawan, ini jawabannya “Ke we besok deui we..moal k bensinan ayeuna mah keur garing…, Lalungse ongkoh ayeuna mah awakna ..he he” (nanti aja, besok lagi aja…tidak bisa memberi bensin kalau sekarang, lagi kering….lagi cape badannya kalau sekarang …he..he)

Dari bahasa jawaban diatas seolah tim yang mau menemui hanya mau minta buat bensin, hal ini tersirat melecehkan profesi wartawan.

Saudara Roni juga menjanjikan akan memberikan data kelompoknya, namun sampai berita ini release belum dikirimkan, ada apa ???

Kepala Desa Wado Warsa Muharam saat di coba dikonfirmasi via WhatsApp juga belum memberikan keterangan.

Ketua PW Fast Respon DPC Sumedang Hermawan saat dimintai tanggapan terkait hal ini menyampaikan hal ini melanggar Pasal 12B ayat (1) UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor), kami berharap pihak APH mengusut temuan ini, kami dari PW Fast Respon akan mendorong dan mengawalnya, ungkap Hermawan.

(Tim Fast Respon)

Share to :

1 thought on “Sapi Program UPPO Desa Wado Diduga Dikuasai Kades dan Ketua Kelompok

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *